WISUDAWAN TERBAIK PROGRAM STUDI AKUNTANSI TAHUN AKADEMIK 2021/2022

  • 01 Oktober 2021
  • 06:54 WITA
  • Administrator
  • Berita

Muhammad Nurfaizy Hamdan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar terpilih menjadi wisudawan terbaik di tingkat Program Studi pada Wisuda  Angkatan-90 Periode September Tahun Akademik 2021/2022. Mahasiswa yang sering disapa Faiz ini lulus di Program Studi Akuntansi dengan IPK 3,74

Ditemui di Ruang Jurusan Akuntansi, (Rabu,29/9), Faiz menyampaikan pesan dan kesan selama menjadi mahasiswa di kampus peradaban UIN Alauddin Makassar dan berhasil lulus sebagai alumni terbaik.

“Menjadi mahasiswa Akuntansi adalah impian saya sedari SMA, namun menjadi mahasiswa akuntansi di UIN Alauddin Makassar adalah sesuatu yang tak pernah terfikirkan sebelumnya.

Saya sangat optimis untuk dapat menjadi bagian dari kampus UNHAS atau UNM pada waktu itu. Jadi begitu pengumuman kelulusan SBMPTN keluar dan dinyatakan lulus di UIN Alauddin Makassar saya hanya bisa berlapang dada.

Namun, 3 Tahun 9 Bulan berada di lingkup FEBI UINAM nyatanya sangat berada di luar Ekspektasi saya pribadi. Lingkungan universitas yang asri, fasilitas kampus yang memadai, sampai pada taraf pendidikan Integrasi keilmuan yang unik membuat saya merasa hingga saat ini sangat bangga menjadi bagian dari kampus peradaban. Mengikuti beberapa lomba baik tingkat regional sampai nasional dengan misi mengharumkan nama almamater serta jurusan secara khusus adalah sebuah kesempatan yang sangat menyenangkan. Hal-hal ini pula lah yang membuat saya percaya dengan kalimat "Jangan Berbangga diri dengan nama kampus tapi buatlah kampusmu bangga karenamu".

3 Tahun dan 9 bulan bukanlah sesuatu yang singkat, Kuliah 5 Semester secara luring dan 3 semester berikutnya secara daring tentu memiliki kesan tersendiri. Mulai dari masalah telat masuk kelas, dihukum dosen, dapat nilai C dan D sampai pada memohon untuk perbaikan nilai tentu menjadi cerita yang cukup menarik.

Hingga pada Akhirnya sampai di semester akhir yakni semester 8 , diantara februari hingga Agustus 2021 saya dihadapkan dengan keadaan dimana saya harus melaksanakan KKN, Relawan Pajak dan Menyusun Proposal di saat yang  bersamaan. Tentu ini melatih manajemen waktu saya sendiri. Banyak waktu, tenaga dan materi yang dikorbankan untuk dapat mencapai pencapaian saat ini dengan menjadi satu-satunya mahasiswa angkatan 2017 yang dapat wisuda dan lulus tepat waktu dengan predikat Terbaik di tingkat jurusan dan Cumlaude secara akademik.

Walau tak jarang pula telinga ini mendengar cemoohan dari beberapa pihak terkait bagaimana proses yang saya lakukan. Saya rasa tak masalah, karena mereka mungkin hanya melihat pencapaiannya saja, tidak dengan usaha yang mungkin lebih dari yang mereka lakukan. Itu juga yang memompa semangat saya untuk dapat terus memiliki semangat dalam menyelesaikan tugas akhir dan studi.

Saya pun sangat ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Dosen Jurusan Akuntansi FEBI UINAM dan Keluarga Besar FEBI secara umum. Serta secara khusus untuk Bapak Ketua Jurusan Akuntansi Ayahanada Memen Suwandi, S.E., M.Si dan Sekertaris Jurusan Akuntansi Ibunda Dr. Lince Bulutoding, S.E., M.Si., AK., CA. Beliau berdua adalah sosok yang selalu mendukung saya dalam berbagai hal terkait akademik dan non akademik. Semoga seluruhnya dapat selalu diberikana kesehatan dan diberkahi disetiap langkahnya Aamiin Allahumma Aamiin.

Pesan saya untuk teman-teman seangkatan maupun adik-adik dibawah saya adalah: Hidup kadang memberi kita berbagai pilihan sulit, bahkan akan lebih sulit lagi jikalau kita telah terlahir dengan keadaan ekonomi yang sulit. Namun teman-teman, hal yang perlu diingat kembali adalah alasan kita memulai, alasan kita memberikan langkah pertama, alasan kita berjuang. Hal hal ini seharusnya dapat menjadi acuan kalian semuanya dalam menimbang hal-hal yang dapat diprioritaskan dan dikesampingkan. Wajah orang tua kita melihat anaknya wisuda dan sarjana adalah sesuatu yang sangat kalian harusnya nantikan juga, maka perjuangkan lah. Disisi lain jadilah seseorang yang terbuka akan kritik dan saran, terlebih lagu jikalau itu berasal dari orang tua kita di kampus yakni Bapak/Ibu dosen yang tentu telah mengecap dunia kehidupan lebih lama dari kita semua. Terkahir, percayalah bahwa semua tempat adalah sekolah dan semua orang adalah guru. Petiklah pelajaran di setiap waktunya,” ungkap Faiz


@raodahtuljannah